Tuesday, February 15, 2011

Klab Scrapbook Aktif Lagi!

Akhirnya setelah beberapa bulan absen mengadakan kegiatan di Tobucil, di tahun yang baru ini kita mulai lagi loh. Sekarang formatnya agak berbeda dengan klab Scrapbook yang dulu. Kebetulan kita kerja bareng Tobucil dalam rangka ulang tahun Tobucil yang kesepuluh tahun ini. Jadi bentuknya project, tepatnya art journal, yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Tujuannya sendiri selain meramaikan ulang tahun Tobucil juga untuk mengembangkan minat teman-teman untuk menulis. Nggak usah menulis untuk dibaca orang lain deh, minimal untuk dibaca sendiri. Kalau untuk dibaca sendiri, apalagi temanya kalau bukan tentang diri sendiri juga.

Scrapbooking is a method for preserving personal and family history in the form of a scrapbook. Typical memorabilia include photographs, printed media, and artwork. Scrapbook albums are often decorated and frequently contain extensive journaling. Scrapbooking is a widely and increasingly practiced pastime in most developed countries.
(wikipedia)
Art journal atau jurnal ber-seni ini masih menggunakan dasar scrapbooking juga. Hanya saja dikembalikan pada makna awalnya. Dulu, orang-orang membuat scrapbook dari bahan-bahan yang ada di rumahnya dan menceritakan tentang kehidupan keluarga. Awalnya hanya untuk mengkompilasi resep, surat, puisi atau quotes. Kemudian mulai berkembang untuk mencatatkan tentang kelahiran, perkawinan, ulang tahun atau kejadian-kejadian khusus di keluarga. Scrapbook berkembang pesat didukung dengan perkembangan kamera dan saat inipun demikian.Awal perkembangan scrapbook sendiri dari Inggris, tapi perkembangan di era modern ini banyak terjadi di Amerika. Salah satunya dengan perkembangan berbagai desain bahan-bahan yang dipakai untuk scrapbooking. Mulai dari kertas berbagai desain dan tekstur, embellishment (hiasan) dan alat-alat bantunya (gunting, puncher dan lain-lain).

Nah, project art journal ini ingin mengembalikan ke masa awal yang menggunakan barang yang ada dan sederhana serta memanfaatkan ke-kreatifitas-an yang pasti dimiliki setiap orang. Bukannya saya anti dengan produk yang sudah tersedia ya. Saya juga senang memakainya. Hanya saja terkadang harganya yang tidak enak di kantong. Jadilah cari akal supaya bisa tetap membuat scrapbook keren dengan modal terbatas. Ternyata lewat art journal ini banyak hal yang tergali dari diri sendiri. Ini yang pengen saya bagikan buat teman-teman.

Project ini sudah berjalan selama satu bulan. Yang berminat masih bisa gabung loh. Nanti journal yang sudah selesai akan dipamerkan pada Crafty Days Tobucil.

Minggu pertama, dibuka dengan eksplorasi cat. Bahan yang dipakai gesso untuk melapisi kertas supaya lebih tebal, sehingga cat tidak tembus dan memberi warna dasar netral untuk halaman yang akan dipakai. Sambil menunggu gesso kering, kita membuat satu halaman pembuka tentang ME. Teman-teman diminta membuat layout scrapbook untuk halaman pertama ini menggunakan kertas bermotif, foto diri sendiri dan judul. Kemudian ditambahkan beberapa kalimat pendek tentang diri sendiri, seperti kesukaan, karakter diri atau lainnya. Semua semangat membuat layout, tapi mulai bingung saat diminta menuliskan sesuatu tentang diri sendiri. Akhirnya jadi PR ya di rumah.

Selain itu gesso sudah kering jadi kita bisa mengecat dengan cat acrylic sesuai warna kesukaan. Jane dan Moel eksplorasi membuat motif di kertasnya. Moel mencoba motif ciprat dengan bantuan sikat gigi bekas, Jane dengan cat yang cair sehingga bisa membuat motif mengalir.Meskhi dan Viola, ekslporasi layout warna. Hasilnya keren-keren. Tapi karena waktu sudah habis tidak sempat dilanjutkan. Bersambung ke minggu kedua ya.

1 comment:

  1. waaah... asyiik banget yah, di Bandungnya dimana??

    ReplyDelete